Romansa Lama
Kalian tahu apa yang sedang aku lakukan sekarang?. Aku sedang menonton film bollywood!. Yeaah film India, film yang notabennya sering ku tonton saat aku SD dulu. Tiba-tiba saja aku ingin menonton film ini. Kalian tahu film Mohabbatein kan?.
Jika kalian seumuran denganku atau paling tidak kalian anak 90-an pasti tahulah film ini. Dewasa ini juga masih sering diputer di TV kok walau nggak se-instens dulu. Film India ini adalah salah satu film India favoritku. Berkisah tentang 3 sahabat yang bertemu di Perguruan Gurukul dan mulai mengenal dan mengejar cinta mereka. Picisan si, tapi dulu aku sempat tergila-gila juga dengan film ini, karena salah satu karternya bernama Sameer kuanggap memiliki aura selayak Anjas (Si cowok dingin 19 tahun lalu yang pernah ku tulis sebelumnya). Aku sangat menyukai karakter Sameer disini. Dulu kebanyakan teman-temanku sangat menyukai Karan, karena sangat tipe cowok dewasa dan baik hati sekali.
Menonton film picisan kaya gini tuh, ngebuat aku banyak beranda-andai. Seandainya ada seseorang yang bisa tergila-gila padaku layaknya Vicky tergila-gila pada Ishika dan melakukan apapun agar bisa bertemu dengan sang gadis. Seandaiknya ada sahabat masa kecilku yang tiba-tiba muncul dengan perasaan yang dia pendam sejak kecil dan selalu menaruhku dalam skala prioritas nomor satu dihatinya selayak Sameer menjaga Sanju. Andaikan ada seorang yang berani dengan senyuman yang sangat menghanyutkan selayak Karan tersenyum pada Kiran mungkin aku sudah meleleh berulang kali. Haaah sayang nya jawabannya hanya gak mungkin. Alasannya :
1. Aku tidak suka ada laki-laki yang tergila-gila padaku seperti cara Vicky karena pasti akan membuatku risih dan muak
2. Aku tidak punya sahabat laki-laki yang kemungkinan menyukaiku sejak kecil, sahabat dari kecil hanya ada 2 yaitu Kak Merry dan Dita, dan mereka perempuan semua.
3. Jika ada manusia sejenis Karan dalam kehidupanku, artinya aku sedang berstatus menjadi milik orang lain. Hei, di film Mohabbatein itu si Kiran sudah berstatus janda kembang.
Aku banyak maunya deh!. Dasar Aku!.
Dulu waktu SD, saat aku menonton film ini pertama kali rasanya mereka tampak luar bisa cantik dan tampan. 3 pasangan itu punya gaya masing-masing. Vicky dengan gaya slengek-an dan sedikit bandel sesuai sama Ishika yang angkuh dan sedikit manja. Sameer yang kalem dan perhatian harus sabar karena sahabat kecilnya yaitu Sanju ternyata sudah mempunyai pacar. Dan Karan...yang mau berjuang demi mendapatkan wanita janda yang udah ditinggal mati suaminya. dan sangat ramah bernama Kiran. Hingga kemarin aku nonton lagi untuk yang kesekian kalinya dalam hidupku, aku menyadari bahwa pemeran-pemeran perempuan di film itu ternyata stylenya uuh seksi-seksi (kecuali Kiran) karena dia perempuan yang menutup aurat (versi India) yang pakek Sari gitu. Kalo soal make up, roomateku Virly mungkin akan bisa menilai lebih sadis dan jeli. Soalnya bagiku, make up perempuan-perempuan itu terlihat sedikit seperti emak-emak jika diaplikasikan dikehidupan dewasa ini. Sedangkan yang laki-laki masih sama aja ari dulu tetep tampan dan manis-manis.
Untuk jalan ceritanya masih jadi favori karena aku memang suka cerita happy ending si. Kalo dipikir-pikir cerita Mohabbatein sebenarnya sangat sederhana. tapi dikemas dengan cara asik dan nggak bertele-tele. Seharusnya aku juga harus mempunyai kisah-kisah romatis seperti itu yakaaaan. Pasti seru. Akan ada banyak hal yang bisa kutulis di blog ku, bukan hanya tentang keseharianku yang membosankan dan monoton.
Yang kupercaya, setiap orang punya gilirannya masing-masing. Mungkin saat ini memang masih belum giliranku, bisa jadi aku masih dalam antrian. Kelak akan tiba saatnya aku menjadi pemeran utama dalam drama ku juga. Aku harap bisa semanis drama, film, atau novel yang aku baca. Btw, kemaren waktu nonton film Mohabbatein banyak hal dalam otakku yang ingin aku ceritakan, kenapa saat ini hanya begini saja?.

Komentar
Posting Komentar